Selasa, 20 Januari 2009

Teka-teki Binatang

02. Kenapa Bebek goreng enak rasanya?Karena ada huruf ‘B’ nya, coba kalo nggak ada, berani makan?
03. Ada bebek 10 di kali 2 jadi berapa?8, soalnya yg 2 lagi maen di kali, kan?
06. Hewan apa yg paling aneh?Belalang kupu-kupu. Soalnya kalo siang makan nasi kalo malam minum susu
07. Hewan apa yang namanya 2 huruf?U dan g
11. Siapa yang selalu jadi korban pemerasan?sapi perah
12. Bagaimana Membedakan Zebra Jantan Dengan Betina?Zebra Jantan Aslinya Berwarna Hitam Garis - Garisnya Putih, Zebra Betina Aslinya Berwarna Putih Garis - Garis Hitam
Teka-teki Kucing
26. Binatang yang paling dibenci anjing laut?Kucing laut
27. Apa bedanya kucing ama kucring?Kalo kucing kakinya empat, kalo kucring kakinya emprat
28. Bola apa yang mirip kucing?Bola emon
Teka-teki Ayam
29. Kenapa ayam kalo berkokok matanya merem?Karena udah hapal teksnya
30. Ayam apa yang besar?Ayam semesta
31. Kenapa ayam jago nggak punya tangan?Sebab ayam betina ngga punya susu
32. Ada ngga ayam yang berkokok siang-siang?Nggak ada, yang ada berkokok ku… ku… ruyuuuukk.
Teka-teki Telor
33. Barang apa yang lebih berguna setelah pecah? Telur
34. Ada ayam jantan pala’nya ada di amerika ekornya di Afrika, sayapnya di Jakarta, matanya ada di Brazil, telurnya ada di mana?Ayam jantan mana ada sih yang Bertelor…
35. Ayam apa yang bertelur di mana aja?Ayam betina
36. Telor apa yang paling enak?Telor yang lagi gatel trus digaruk-garuk
37. Telor apa yang sangar?Telor asin, soalnya ada tatonya
38. Telor asin takut ama sapa?Ama telor puyuh, sebab tatonya lebih banyak
39.Telor puyuh takut ama sapa?Ama telormu, abis punyamu bawa pistol seeh!
40. Kenapa anak babi kalo jalan nunduk?Karena malu punya ibu seekor babi
41. Kenapa anak kelinci kalo jalan suka lompat-lompat?Soalnya dia seneng ibunya bukan babi
42. Apa beda unta dengan kangkung?Kalo unta di arab, kalo kangkung diurap
Teka-teki Garing Campuran
43. Apa bedanya pemurung dengan pemulung?Pemurung tidak pernah merasa gembira, sedangkan pemulung tidak pelnah melasa gembila
44. Kenapa mayat dibungkus kain putih?Pake hitam…??? Siapa takut!!!!
45. Kenapa Afrika negaranya miskin?Karena terlalu sibuk ngeriting rambut
46. Olah raga apa yang paling berat?Catur. Masa kuda ama benteng diangkat-angkat
47. Siapakah presiden RI yang terseksi?Pa ha Bibi
48. Kenapa stir mobil letaknya kalau ‘nggak di kanan ya di kiri. Kok’nggak di tengah?Biar gampang kalau mau ngeludah
49. Kenapa Sri Rama memilih Sinta?Karena kulit Santi tak seputih kulit Sinta
50. Kenapa Superman celana dalamnya merah?Karena lupa pake pembalut

KATA-KATA:
-Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda. -Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa. -Jika Allah yang menjadi tujuan, kenapa harus dikalahkan oleh rintangan-rintangan yang kecil di hadapan Allah? Jika mencari nafkah merupakan ibadah, semakin kerja keras kita, insya Allah semakin besar pahala yang akan diberikan oleh Allah. Jika nafkah yang didapat merupakan bekal untuk beribadah, maka semakin banyak nafkah yang didapat, semakin banyak ibadah yang bisa dilakukan.
KATA-KATA
Cinta terbesar dan cinta hakiki bagi orang yang beriman ialah cinta kepada Allah.
Sehingga cinta kepada Allah-lah yang seharusnya menjadi motivator terbesar dan tidak terbatas.
-Hanya satu motivasi yang ada, yaitu Allah.
Adapun motivasi lainnya harus dalam rangka “karena dan/atau untuk” Allah.
-Tindakan kita akan mengacu kepada apa yang ada dalam pikiran kita.

Jumat, 16 Januari 2009



riTa RaHiM
UmUr :17
Jenis Kelamin : Perempuan
Status : Pelajar
Alamat : Jl. Patimura No.33
Sekolah : SMA N 4 Jambi
ttL:20 mEi 91
hoBbY:terTaWa,haha,,,hihi,,,,
nntn....
blajar,,,,
gooosiiiipp,,,,,,,,

About Meee
♥:aQ tuCh orang na lucu, baekk,tidak sombong,, rajin menabung,seruuuuuu dech!!!
and gak neko_neko
♥Hal yang di benci :!☻ Tidak suka di bohongi
Hal yang di suka:!♦ Diperhatikan

Psikologi
Psikologi (dari bahasa Yunani Kuno: psyche = jiwa dan logos = kata) dalam arti bebas psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa/mental. Psikologi tidak mempelajari jiwa/mental itu secara langsung karena sifatnya yang abstrak, tetapi psikologi membatasi pada manifestasi dan ekspresi dari jiwa/mental tersebut yakni berupa tingkah laku dan proses atau kegiatannya, sehingga Psikologi dapat didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku dan proses mental
Sejarah
Psikologi adalah ilmu yang tergolong muda (sekitar akhir 1800an.) Tetapi, manusia di sepanjang sejarah telah memperhatikan masalah psikologi. Seperti filsuf yunani terutama Plato dan Aristoteles. Setelah itu St. Augustine (354-430) dianggap tokoh besar dalam psikologi modern karena perhatiannya pada intropeksi dan keingintahuannya tentang fenomena psikologi. Descartes (1596-1650) mengajukan teori bahwa hewan adalah mesin yang dapat dipelajari sebagaimana mesin lainnya. Ia juga memperkenalkan konsep kerja refleks. Banyak ahli filsafat terkenal lain dalam abad tujuh belas dan delapan belas—Leibnits, Hobbes, Locke, Kant, dan Hume—memberikan sumbangan dalam bidang psikologi. Pada waktu itu psikologi masih berbentuk wacana belum menjadi ilmu pengetahuan.
Psikologi kontemporer
Diawali pada abad ke 19, dimana saat itu berkembang 2 teori dalam menjelaskan tingkah laku, yaitu:
Psikologi Fakultas
Psikologi fakultas adalah doktrin abad 19 tentang adanya kekuatan mental bawaan, menurut teori ini, kemampuan psikologi terkotak-kotak dalam beberapa ‘fakultas’ yang meliputi: berpikir, merasa dan berkeinginan. Fakultas ini terbagi lagi menjadi beberapa subfakultas: kita mengingat melalui subfakultas memori, pembayangan melalui subfakultas imaginer, dan sebagainya.
Psikologi Asosiasi
Bagian dari psikologi kontemporer abad 19 yang mempercayai bahwa proses psikologi pada dasarnya adalah ‘asosiasi ide.’ Dimana ide masuk melalui alat indera dan diasosiasikan berdasarkan prinsip-prinsip tertentu seperti kemiripan, kontras, dan kedekatan.
Dalam perkembangan ilmu psikologi kemudian, ditandai dengan berdirinya laboratorium psikologi oleh Wundt (1879) Pada saat itu pengkajian psikologi didasarkan atas metode ilmiah (eksperimental) Juga mulai diperkenalkan metode intropeksi, eksperimen, dsb. Beberapa sejarah yang patut dicatat antara lain:
F. Galton > merintis test psikologi.
Charles Darwin > memulai melakukan komparasi dengan binatang.
A. Mesmer > merintis penggunaan hipnosis
Sigmund Freud > merintis psikoanalisa
Psikologi sebagai ilmu pengetahuan
Walaupun sejak dulu telah ada pemikiran tentang ilmu yang mempelajari manusia dalam kurun waktu bersamaan dengan adanya pemikiran tentang ilmu yang mempelajari alam, akan tetapi karena kekompleksan dan kedinamisan manusia untuk dipahami, maka psikologi baru tercipta sebagai ilmu sejak akhir 1800-an yaitu sewaktu Wilhem Wundt mendirikan laboratorium psikologi pertama didunia.
Laboratorium Wundt
Pada tahun 1879 Wilhem Wundt mendirikan laboratorium Psikologi pertama di University of Leipzig, Jerman. Ditandai oleh berdirinya laboratorium ini, maka metode ilmiah untuk lebih mamahami manusia telah ditemukan walau tidak terlalu memadai. dengan berdirinya laboratorium ini pula, lengkaplah syarat psikologi untuk menjadi ilmu pengetahuan, sehingga tahun berdirinya laboratorium Wundt diakui pula sebagai tanggal berdirinya psikologi sebagai ilmu pengetahuan.
Berdirinya Aliran Psikoanalisa
Berdirinya Aliran Behavioris
Berdirinya Aliran Fenomenologis
Fungsi psikologi sebagai ilmu
Psikologi memiliki tiga fungsi sebagai ilmu yaitu:
Menjelaskan
Yaitu mampu menjelaskan apa, bagaimana, dan mengapa tingkah laku itu terjadi. Hasilnya penjelasan berupa deskripsi atau bahasan yang bersifat deskriptif.
Memprediksikan
Yaitu mampu meramalkan atau memprediksikan apa, bagaimana, dan mengapa tingkah laku itu terjadi. Hasil prediksi berupa prognosa, prediksi atau estimasi.
Pengendalian
Yaitu mengendalikan tingkah laku sesuai dengan yang diharapkan. Perwujudannya berupa tindakan yang sifatnya prevensi atau pencegahan, intervesi atau treatment serta rehabilitasi atau perawatan.
Pendekatan Psikologi
Tingkah laku dapat dijelaskan dengan cara yang berbeda-beda, dalam psikologi sedikitnya ada 5 cara pendekatan, yaitu
Pendekatan neurobiologis
Tingkah laku manusia pada dasarnya dikendalikan oleh aktivitas otak dan sistem syaraf. Pendekatan neurobiologis berupaya mengaitkan perilaku yang terlihat dengan impuls listrik dan kimia yang terjadi didalam tubuh serta menentukan proses neurobiologi yang mendasari perilaku dan proses mental.
Pendekatan perilaku
Menurut pendekatan perilaku, pada dasarnya tingkah laku adalah respon atas stimulus yang datang. Secara sederhana dapat digambarkan dalam model S - R atau suatu kaitan Stimulus - Respon. Ini berarti tingkah laku itu seperti reflek tanpa kerja mental sama sekali. Pendekatan ini dipelopori oleh J.B. Watson kemudian dikembangkan oleh banyak ahli, seperti B.F.Skinner, dan melahirkan banyak sub-aliran.
Pendekatan kognitif
Pendekatan kognitif menekankan bahwa tingkah laku adalah proses mental, dimana individu (organisme) aktif dalam menangkap, menilai, membandingkan, dan menanggapi stimulus sebelum melakukan reaksi. Individu menerima stimulus lalu melakukan proses mental sebelum memberikan reaksi atas stimulus yang datang.
Pendekatan psikoanalisa
Pendekatan psikoanalisa dikembangkan oleh Sigmund Freud. Ia meyakini bahwa kehidupan individu sebagian besar dikuasai oleh alam bawah sadar. Sehingga tingkah laku banyak didasari oleh hal-hal yang tidak disadari, seperti keinginan, impuls, atau dorongan. Keinginan atau dorongan yang ditekan akan tetap hidup dalam alam bawah sadar dan sewaktu-waktu akan menuntut untuk dipuaskan.
Pendekatan fenomenologi
Pendekatan fenomenologi ini lebih memperhatikan pada pengalaman subyektif individu karena itu tingkah laku sangat dipengaruhi oleh pandangan individu terhadap diri dan dunianya, konsep tentang dirinya, harga dirinya dan segala hal yang menyangkut kesadaran atau aktualisasi dirinya. Ini berarti melihat tingkah laku seseorang selalu dikaitkan dengan fenomena tentang dirinya.
Kajian psikologi
Psikologi adalah ilmu yang luas dan ambisius, dilengkapi oleh biologi dan ilmu saraf pada perbatasannya dengan ilmu alam dan dilengkapi oleh sosiologi dan anthropologi pada perbatasannya dengan ilmu sosial. Beberapa kajian ilmu psikologi diantaranya adalah:
Psikologi perkembangan
Artikel utama untuk bagian ini adalah: psikologi perkembangan
Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari perkembangan manusia dan faktor-faktor yang membentuk prilaku seseorang sejak lahir sampai lanjut usia. Psikologi perkembangan berkaitan erat dengan psikologi sosial, karena sebagian besar perkembangan terjadi dalam konteks adanya interaksi sosial. Dan juga berkaitan erat dengan psikologi kepribadian, karena perkembangan individu dapat membentuk kepribadian khas dari individu tersebut.
Psikologi sosial
Artikel utama untuk bagian ini adalah: psikologi sosial
bidang ini mempunyai 3 ruang lingkup, yaitu :
studi tentang pengaruh sosial terhadap proses individu, misalnya : studi tentang persepsi, motivasi proses belajar, atribusi (sifat)
studi tentang proses-proses individual bersama, seperti bahasa, sikap sosial, perilaku meniru dan lain-lain
studi tentang interaksi kelompok, misalnya : kepemimpinan, komunikasi hubungan kekuasaan, kerjasama dalam kelompok, persaingan, konflik
Psikologi kepribadian
Artikel utama untuk bagian ini adalah: psikologi kepribadian
Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya, psikologi kepribadian berkaitan erat dengan psikologi perkembangan dan psikologi sosial, karena kepribadian adalah hasil dari perkembangan individu sejak masih kecil dan bagaimana cara individu itu sendiri dalam berinteraksi sosial dengan lingkungannya.
Psikologi kognitif
Artikel utama untuk bagian ini adalah: psikologi kognitif
Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari kemampuan kognisi, seperti: Persepsi, proses belajar, kemampuan memori, atensi, kemampuan bahasa dan emosi.
Wilayah terapan psikologi
Wilayah terapan psikologi adalah wilayah-wilayah dimana kajian psikologi dapat diterapkan. walaupun demikian, belum terbiasanya orang-orang Indonesia dengan spesialisasi membuat wilayah terapan ini rancu, misalnya, seorang ahli psikologi pendidikan mungkin saja bekerja pada HRD sebuah perusahaan, atau sebaliknya.
Psikologi pendidikan
Psikologi pendidikan adalah perkembangan dari psikologi perkembangan dan psikologi sosial, sehingga hampir sebagian besar teori-teori dalam psikologi perkembangan dan psikologi sosial digunakan di psikologi pendidikan. Psikologi pendidikan mempelajari bagaimana manusia belajar dalam setting pendidikan, keefektifan sebuah pengajaran, cara mengajar, dan pengelolaan organisasi sekolah.
Psikologi sekolah
Psikologi sekolah berusaha menciptakan situasi yang mendukung bagi anak didik dalam mengembangkan kemampuan akademik, sosialisasi, dan emosi.
Psikologi industri dan organisasi
Psikologi industri memfokuskan pada menggembangan, mengevaluasi dan memprediksi kinerja suatu pekerjaan yang dikerjakan oleh individu, sedangkan psikologi organisasi mempelajari bagaimana suatu organisasi memengaruhi dan berinteraksi dengan anggota-anggotanya.
Psikologi kerekayasaan
Penerapan psikologi yang berkaitan dengan interaksi antara manusia dan mesin untuk meminimalisasikan kesalahan manusia ketika berhubungan dengan mesin (human error).
Psikologi klinis
Adalah bidang studi psikologi dan juga penerapan psikologi dalam memahami, mencegah dan memulihkan keadaan psikologis individu ke ambang normal.
Parapsikologi
Parapsikologi adalah cabang psikologi yang mencakup studi tentang extra sensory perception, psikokinesis, dan sebagainya [1][2][3]. Bagi para pendukungnya, parapsikologi dilihat sebagai bagian dari psikologi positif dan psikologi transpersonal[1][4][3]. Penelitian parapsikologi pada umumnya dilakukan di laboratorium sehingga parapsikolog menganggap penelitian tersebut ilmiah.[1][3]. Kritisisme terhadap parapsikologi [5] dan dukungan terhadap parapsikologi dari American Association for the Advancement of Science terhadap affiliasinya yaitu Parapsychological Association [6]
Salah Kaprah Tentang Psikologi
Psikologi Bukan Ilmu Pengetahuan
Psikologi telah memiliki syarat untuk dapat berdiri sendiri sebagai ilmu pengetahuan terlepas dari Filsafat. (Syarat Ilmu Pengetahuan: Memiliki objek (Tingkah laku), memiliki metode penelitian (sejak laboratorium Wundt didirikan psikologi telah membuktikan memiliki metode ilmiah), sistematis,dan bersifat universal.
Lihat keterangan lebih lanjut dari bahasan ini dalam artikel Kontroversi ilmu psikologi.
Salah penggolongan
Berbagai hal yang berbau kepribadian sering dimasukan kedalam psikologi, semisal: ramalan-ramalan seputar kepribadian (palmistry, chirology, dll.) sehingga terbentuk pandangan tentang psikologi bukanlah ilmu pengetahuan.
Terjebak dengan kata Psikotes
Psikologi bukan hanya psikotes, tetapi inilah bagian dari psikologi yang paling populer di masyarakat. Banyak kalangan yang sinis dengan psikologi karena psikotes, bagaimana psikolog dapat memvonis potensi seseorang dengan hanya serangkaian tes. Sesungguhnya masih banyak metode lain yang dapat digunakan, akan tetapi seringkali metode ini dipilih untuk alasan efisiensi.
Psikologi melakukan dehumanisasi
Kebalikannya, psikologi memandang setiap individu adalah unik, bahkan psikotes dilakukan untuk lebih memahami keunikan dari setiap individu. Justru, kalangan yang menyamaratakan setiap individu secara tidak langsung memvonis manusia adalah robot (dehumanisasi) yang tidak memiliki keunikan satu sama lainnya.

Kamis, 15 Januari 2009

Program Seleksi Siswa Berpotensi Universitas Diponegoro
Universitas Diponegoro
Universitas Diponegoro

Dalam menghadapi kompetisi globalisasi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang telah mempersiapkan diri secara matang melalui pembaruan di segala bidang, mulai dari internasionalisasi kurikulum, penjaminan mutu sampai dengan penyiapan prasarana dan sarana pendukung majamenen pendidikan. Kerja keras tersebut telah mendatangkan prestasi yang diakui oleh berbagai kalangan baik nasional maupun internasional. Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT) telah mengakui bahwa dalam hal jumlah program studi terakreditasi A, Undip termasuk dalam rangking II tingkat nasional untuk kategori universitas. Sementara di tingkat Internasional THES (Time’s Higher Education Survey) pada tahun 2006 memasukkan Undip ke dalam rangking 495 perguruan tinggi tingkat dunia. Prestasi di atas oleh manajemen universitas dijadikan sebagai pemacu semangat dan tanggungjawab untuk terus berupaya meningkatkannya, hingga mencapai pada peringkat yang lebih baik lagi.

Satu diantara sejumlah upaya yang dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Undip adalah memilih calon mahasiswa baru (input) yang memiliki kemampuan akademik dan motivasi yang tinggi untuk menempuh pendidikan tinggi. Melalui input yang memiliki kemampuan akademik dan motivasi yang tinggi itulah proses pembelajaran diharapkan dapat berjalan secara berkualitas, sehingga Undip mampu menghasilkan lulusan yang memiliki ciri “Comunicator, Profesional, Leader, Entrepreneur, Thinker, Educador” (COMPLETE) untuk membekali kemampuan bersaing di tingkat internasional. Dalam rangka mendapatkan calon mahasiswa yang berkualitas, Undip mengembangkan sejumlah program seleksi mahasiswa baru, diantaranya melalui: Program Seleksi Siswa Berpotensi (PSSB), Ujian Mandiri (UM), dan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Secara spesifik PSSB dibagi menjadi: (1) PSSB Jalur Akademik (2) PSSB Jalur Olah raga dan Seni, dan (3) PSSB Jalur Potensi Pengembangan dan Kerja sama. Melalui variasi program seleksi ini diharapkan dapat dijaring calon mahasiswa yang benar-benar memiliki potensi akademik dan motivasi yang tinggi, sesuai dengan program studi yang dipilihnya.

Informasi mengenai sistem seleksi mahasiswa baru di Undip sudah seharusnya dapat disebarluaskan kepada stakeholder, baik pihak pengelola Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SMA/SMK dan yang lain), para siswa, orang tua, maupun masyarakat pada umumnya. Melalui diseminasi informasi tersebut diharapkan para pihak dapat memanfaatkan kesempatan yang telah dibuka oleh Undip ini dengan sebaik-baiknya, sehingga masyarakat dapat memperoleh kemudahan dalam mengikuti program seleksi mahasiswa baru Undip.